Akhir-akhir ini di beberapa pondok pesantren terjadi keresahan luar biasa. Padahal aktifitas para santri dan pengurus pondok pesantren telihat semakin giat bekerja. Tidak ketinggalan beberapa organisasi di dalam pondok pesantren juga merasakan keanehan tersebut. Mengapa aktifitas semakin banyak tetapi kok kurang bersemangat dan terkesan sepi. Bahkan organisasi-organisasi didalam pondok seperti jalan di tempat kalau tidak berkenan dikatakan mundur.
Kejadian tersebut telah lama berlangsung dan diendus oleh para santri. Salah satu santri sudah tidak tahan lagi melihat kasunyatan kejadian ini karena dikhawatirkan berdampak pada beberapa pondok pesantren akan gulung tikar. Lebih dikhawatirkan hal ini akan bermuara pada kemerosotan moral di lingkungan pondok pesantren.
Akhirnya disepakai oleh sekelompok santi yang peduli dengan kejadian tersebut untuk bertemeu dengan kiai pengasuh berepa pondok pesantren. Bersyukur sekali, pimpinan kelompok santri memperoleh kesempatan bertemu dengan kiai di PP tersebut untuk membahas dasar-dasar berorganisasi, khususnya masalah mengembangkan dan memajukan organisasi.
Walhasil, pada kajian organisasi terjadi diskusi sangat panjang dan meletihkan. Bahkan terkesan saling menyalahkan. Ketika diskusi ramai dan mancapai titik klimak di tengah malam seorang santri bertanya kepada kiai, “Pak Kiai, mengapa organsiasi yang ada di dalam pondok pesantren ini kok tidak maju-maju?”.
Pak Kiai mencoba menguraikan dengan pelan dan penuh kasih sayang, “Coba sekarang kalian introspeksi masing-masing apakah yang telah kalian lakukan untuk organisasi ini” Para santri yang hadir hanya saling menoleh dan melihat sesamanya kanan kiri. “Apakah kaliyan banyak yang tertarik dan mengurusi partai politik ?” lanjut Kiai. Tanpa sengaja, para santri serentak menjawab, “YA, sebagian besar dari kami.” Sang Kiai dengan senyum penuh kebapakan bertutur mengakiri kajian, “Ohhh…Pantas organisasi tidak maju”
| Next > |
|---|


